RATNA SARUMPAET DIMINTA KEMBALIKAN RP 70 JT KE PEMPROV DKI;BIAYA UNTUK KE CHILI;DITANGKAP DI BANDARA

  • Diupload pada 5 Okt 2018

    JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta diketahui menjadi sponsor bagi aktivis kemanusiaan, Ratna Sarumpaet untuk pergi menghadiri The 11th Women Playwrights International Conference 2018 di Santiago, Chili.
    Namun, kepergiannya terpaksa dibatalkan karena Ratna terc oleh pihak kepoian di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, saat hendak pergi ke Chili. Ratna pun langsung ikut aparat kepolian karena akan adanan di rumahnya di Jalan Kampung Melayu Kecil RT 4 RW 11, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

    Gagalnya kepergian Ratna membuat Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Asiantoro mendak agar memulangkan dana perjalanan yang telah diterima, sebab kegiatan yang harusnya dilakukan tidak terlaksana.

    Gagal ke Chili, Pemprov DKI Minta Ratna Sarumpaet Pulangin Rp 70 Juta
    Tiket Ratna Sarumpaet ke Chili (Humas Ditjen Imigrasi)
    "Pulangin ke Pemda, Ratna harus pulangin itu aturannya. Pertanggungjawaban uang yang dikeluarin, saya seperak pun diminta pertanggungjawaban. Sesegera mungkinlah," tegas Asiantoro kepada JawaPos.com, Jumat (5/10).
    Menurutnya, proses pengajuan dana dari Ratna pun tidak sebentar, melainkan memerlukan waktu berbulan-bulan untuk memprosesnya. Sehingga, Asiantoro berharap Ratna dapat kooperatif dapat mengembalikan uang Pemprov DKI Jakarta.
    "Ini prosesnya sebelum kasus kemarin sebelum bukan ujug-ujug ini. Nggak cukup 2 bulan prosesnya panjang, pulangin gitu aja," tandasnya.
    Sebelumnya, Asiantoro mengonfirmasi jumlah dana Pemprov DKI Jakarta yang digunakan untuk membiayai perjalanan Ratna. Asiantoro menyebut angka yang cukup fantastis, sekitar Rp 70 juta.
    "Sekitar segituan iya Rp 60-70 juta, kan buat tiket bolak-balik, akomodasi hotel, sama uang saku. Emang sekitar itu, liat zonasinya deh," jelas Asiantoro.
    Selain akomodasi perjalanan untuk mewakili Indonesia di konferensi, Ratna juga mendapatkan uang saku. Hal itu diperuntukkan bagi keperluan konsumsi maupun kebutuhan lain selama ada di luar negeri.

    Channel Inspirasi News